Pelantikan Badan Pengurus IMAPA Rusia-Belarus 2026/2028: Harapan dan Pesan untuk Mahasiswa Papua
- IMAPA Rusia & Belarus

- 25 Apr
- 3 menit membaca
Pelantikan Badan Pengurus IMAPA Rusia-Belarus periode 2026/2028 baru saja berlangsung pada 25 April 2026. Momen ini menjadi tonggak penting bagi mahasiswa Papua yang menempuh studi di Rusia dan Belarus. Acara pelantikan yang difasilitasi oleh Badan Formatur di bawah pimpinan Sandrakh Yikwa ini dihadiri langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Khoirul Rosyadi, yang mewakili Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow. Dalam kesempatan tersebut, Prof Khoirul Rosyadi menyampaikan pesan penting dan harapan bagi seluruh mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di negeri asing.

Proses Pelantikan dan Peran Badan Formatur
Badan Formatur yang dipimpin oleh Sandrakh Yikwa memegang peran sentral dalam memfasilitasi proses pelantikan ini. Mereka memastikan bahwa transisi kepengurusan berjalan lancar dan sesuai dengan aturan organisasi. Pelantikan ini menandai berakhirnya masa jabatan Presiden IMAPA sebelumnya, Reef Sweny, yang telah memimpin selama dua tahun terakhir.
Reef Sweny mendapat ucapan terima kasih atas dedikasi dan kepemimpinannya yang memberikan fondasi kuat bagi mahasiswa Papua di Rusia. Kepemimpinan beliau menjadi contoh bagi generasi penerus untuk terus membangun organisasi yang solid dan mendukung kemajuan akademik serta sosial mahasiswa Papua di luar negeri.
Kepemimpinan Baru dan Harapan untuk Masa Depan
Badan Pengurus baru IMAPA Rusia-Belarus kini dipimpin oleh Waipo Wenda sebagai Presiden dan Jemi Gobai sebagai Wakil Presiden. Kepemimpinan mereka diharapkan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
Prof Khoirul Rosyadi menyampaikan pesan penting kepada seluruh mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus. Beliau menekankan agar mahasiswa fokus pada akademik dan belajar dengan sungguh-sungguh. Menurut beliau, menjaga konsentrasi pada studi adalah kunci keberhasilan selama menempuh pendidikan di luar negeri.

Pesan Penting untuk Mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus
Dalam sambutannya, Prof Khoirul Rosyadi mengingatkan mahasiswa agar tidak terpengaruh oleh hal-hal yang dapat mengganggu fokus belajar atau membawa dampak negatif. Beliau juga mengajak mahasiswa untuk selalu membangun komunikasi yang baik dengan KBRI Moskow. Hal ini penting agar mahasiswa mendapatkan bimbingan dan bantuan yang diperlukan selama masa studi.
Pesan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan akademik tidak hanya bergantung pada usaha individu, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan pemerintah Indonesia di luar negeri. Dengan komunikasi yang baik, mahasiswa Papua dapat mengatasi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama studi.
Peran IMAPA dalam Mendukung Mahasiswa Papua
IMAPA sebagai organisasi mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus memiliki peran strategis dalam membangun solidaritas dan mendukung kebutuhan anggotanya. Dengan kepengurusan baru, diharapkan IMAPA dapat lebih aktif dalam:
Menyelenggarakan kegiatan akademik dan sosial yang mendukung pengembangan diri mahasiswa
Menjadi penghubung antara mahasiswa dengan pihak KBRI dan institusi pendidikan
Membantu mahasiswa dalam menghadapi tantangan studi dan kehidupan di luar negeri
Mendorong mahasiswa untuk berkontribusi pada pembangunan Papua setelah menyelesaikan pendidikan

Menatap Masa Depan dengan Semangat Baru
Pelantikan Badan Pengurus IMAPA Rusia-Belarus 2026/2028 bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi titik awal bagi semangat baru dalam mendukung mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus. Kepemimpinan yang baru membawa harapan agar mahasiswa dapat lebih fokus pada studi dan memanfaatkan kesempatan belajar dengan maksimal.
Pesan dari Prof Khoirul Rosyadi menjadi pengingat bahwa keberhasilan akademik adalah kunci untuk kembali membangun Papua. Dengan dukungan organisasi yang solid dan komunikasi yang baik dengan KBRI, mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus dapat menghadapi tantangan studi dengan percaya diri.
Mari kita dukung Badan Pengurus IMAPA yang baru untuk terus membangun organisasi yang kuat dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh mahasiswa Papua di luar negeri. Semoga mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa perubahan positif bagi masa depan Papua.
.png)



Komentar