Membangun Hubungan antara IMAPA dan KBRI Moscow untuk Mahasiswa Papua di Rusia
- IMAPA Rusia & Belarus

- 3 Mei
- 3 menit membaca
Audiensi antara Ikatan Mahasiswa Papua di Rusia dan Belarus (IMAPA Rusia dan Belarus) dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moscow menjadi momen penting dalam mempererat hubungan dan mendukung mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di Rusia. Pertemuan ini berlangsung pada 2 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Pendidikan Indonesia dan perayaan Ki Hajar Dewantara Awards di KBRI Moscow. Audiensi ini dipimpin oleh Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Jose Tavares, bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Khoirul Arsyadi, serta dihadiri oleh pengurus IMAPA dan mahasiswa Papua dari berbagai universitas di Rusia.

Tujuan Audiensi dan Peran IMAPA Rusia dan Belarus
Audiensi ini bertujuan membangun komunikasi yang lebih erat antara IMAPA Rusia dan Belarus dengan Indonesia Embassy in Moscow. IMAPA, yang diwakili oleh Presiden Waipo Wenda, Wakil Presiden Jemi Gobai, dan Majelis Penasihat Reef Sweny, bersama delapan mahasiswa Papua dari berbagai universitas di Rusia, memperkenalkan Badan Pengurus Baru IMAPA periode 2026-2028.
Mahasiswa yang hadir berasal dari institusi terkemuka seperti Moscow Aviation Institute, Baltic State Technical University, Saint-Petersburg State Pediatric Medical University, dan National Research Nuclear University MEPhI. Mereka berbagi pengalaman dan tantangan yang dihadapi selama studi di Rusia, terutama terkait masalah beasiswa dan adaptasi budaya.
Tantangan Mahasiswa Papua di Rusia dan Dukungan KBRI
Mahasiswa Papua di Rusia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kendala komunikasi terkait beasiswa hingga adaptasi lingkungan akademik dan sosial. Dalam audiensi, mereka menyampaikan kebutuhan akan dukungan yang lebih intensif dari Indonesia Embassy in Moscow, khususnya dalam hal informasi beasiswa dan bantuan administratif.
Duta Besar Jose Tavares dan Atase Pendidikan Prof. Khoirul Arsyadi menyambut baik masukan tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan komunikasi dengan mahasiswa Papua. Mereka juga menegaskan pentingnya peran IMAPA Rusia dan Belarus sebagai jembatan antara mahasiswa dan KBRI dalam menyelesaikan masalah yang muncul.

Momen Kebersamaan dan Apresiasi
Audiensi diakhiri dengan acara makan bersama di Ruang Pancasila KBRI Moscow yang dihadiri oleh Duta Besar, Wakil Duta Besar, Atase Pendidikan dan Kebudayaan, serta pengurus IMAPA dan mahasiswa Papua. Momen ini menjadi simbol kebersamaan dan dukungan yang kuat antara KBRI dan komunitas mahasiswa Papua di Rusia.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan bantuan KBRI dalam membantu komunikasi terkait beasiswa, IMAPA memberikan cindramata khusus kepada perwakilan KBRI. Hadiah ini menandai rasa terima kasih dan harapan agar hubungan yang telah terjalin semakin erat dan bermanfaat bagi mahasiswa Papua.
Harapan untuk Masa Depan Mahasiswa Papua di Rusia
Audiensi ini membuka peluang bagi IMAPA Rusia dan Belarus untuk terus berperan aktif dalam mendukung mahasiswa Papua. Dengan dukungan dari Indonesia Embassy in Moscow, mahasiswa diharapkan dapat lebih fokus pada studi dan pengembangan diri tanpa terbebani masalah administratif.
Beberapa langkah yang dapat diambil ke depan meliputi:
Peningkatan komunikasi rutin antara KBRI dan IMAPA untuk update informasi beasiswa dan kebijakan pendidikan.
Pelatihan dan seminar yang membantu mahasiswa beradaptasi dengan lingkungan akademik dan budaya Rusia.
Pendampingan khusus bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam proses administrasi atau akademik.

Audiensi ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan perwakilan negara dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan mendukung keberhasilan mahasiswa Papua di luar negeri. Indonesia Embassy in Moscow dan IMAPA Rusia dan Belarus kini memiliki fondasi yang kuat untuk terus membangun sinergi demi masa depan pendidikan Papua yang lebih cerah di Rusia.
Satu kata yang di sampaikan Duta Besar kepada seluruh mahasiswa Indonesia adalah harus tetap memegang apa yang sudah Ki Hajar Dewantara Katakan lebih dari seratus tahun lalu:
Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mbangun Karsa, Tut Wuri Handayani - Ki Hajar Dewantara
Yang artinya Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, dan di belakang memberi dorongan
.png)



Komentar